Membeli rumah second bisa dikatakan ibarat mencari jodoh. Membutuhkan waktu yang cukup lama, namun kadang terasa agak mudah. Seperti halnya mencari pasangan hidup, dimana kita melihat apakah calon kita sudah memiliki kriteria yang kita inginkan atau kita idamkan begitu juga ketika membeli rumah sebaiknya tidak hanya tergiur tampilan luarnya saja, tapi juga harus mengetahui kondisi rumah tersebut secara keseluruhan. Hal ini penting dilakukan untuk menghindari biaya perbaikan yang membengkak saat anda telah pindah rumah.
~ Pastikan pendanaan anda memadai. Ini karena supaya anda tidak meresikokan DP (Down-Payment) yang dapat hilang jika anda tidak dapat menuntaskan pembayaran. Pendanaan tentu bisa dari uang anda, uang bank (dalam bentuk KPR, KPA, dsb) ataupun kombinasi dari keduanya.
~ Lakukan survey yang menyeluruh ke wilayah yang anda targetkan.
~ Lakukanlah survey ke lapangan untuk melihat kondisi fisik sesungguhnya dari lingkungan sekitarnya.
~ Pastikan bahwa ruangan yang tersedia cukup bagi kebutuhan anda
~ Perhatikan kondisi dinding di rumah tersebut apakah lembab (mungkin bocor?), cat terkelupas. Jika ada gejala ini semua, anda perlu memasukkan faktor ini kedalam pertimbangan anda.
~ Perhatikan langit-langit ruangan untuk mencari tahu hal yang sama.
~ Jika sebagian lampu-lampu tidak ada, pastikan dengan agen ataupun pemilik rumah apakah lampu-lampu tersebut akan dilengkapi oleh pemilik.
~ Nyalakan beberapa peralatan listrik yang tersedia untuk memastikan bahwa listrik masih berjalan.
~ Parhatikan apakah tempat colokan listrik sudah memadai.
~ Perhatikan apakah telepon dan TV sudah ditaruh di posisi yang nyaman.
~ Nyalakan keran air di berbagai tempat untuk melakukan pengecekan terhadap tersedianya air.
~ Tekan tombol siram di WC untuk memastikan tidak adanya kemampetan.
~ Perhatikan lantai dan tembok kamar mandi untuk melihat apakah ada kebocoran.
~ Perhatikanlah dibawah westafel untuk melihat ada tidaknya kebocoran.
~ Perhatikan bau yang timbul dari udara dan gorden yang terpasang untuk merasakan apakah kondisi rumah terlalu lembab. Jika ya, cari tahu penyebabnya.
~ Perhatikan apakah lantai dan atap ada keretakan. Jika ada, jangan lupa catat ini dan diperhatikan baik-baik setelah membeli jika anda tetap mengambil keputusan untuk membeli.
~ Untuk peralatan-peralatan yang ada didalam, lakukan klarifikasi dengan agen/pemilik apakah termasuk didalam penjualan property. Dan jika ya, catatlah supaya tidak menjadi sumber perselisihan dikemudian hari.
~ Jika anda ingin mencari tempat yang tenang, jauh dari kebisingan, ada baiknya jika anda kembali melakukan inspeksi diwaktu yang lain supaya anda bisa mendapatkan gambaran yang lebih tepat.
~ Jika kunci-kunci lemari, pintu serta lain-lain yang akan termasuk dalam penjualan ada yang hilang, dapatkanlah kepastian bahwa anda akan memperoleh gantinya sebelum menuju penandatanganan Akte Jual Beli (AJB).
~ Ketahuilah masalah-masalah tersembunyi dari sebuah rumah yang bisa menjadi bumerang bagi anda dikemudian hari. Hal pertama yang patut diketahui adalah usia rumah. Usia rumah akan menggambarkan sistem listrik yang digunakan, apakah rumah tersebut masih menggunakan cat yang mengandung timah - yang berbahaya bagi kesehatan - dan dapat menggambarkan kekuatan pondasi rumah. Bila cat yang digunakan mengandung timah, sebaiknya segera ganti dengan cat yang baru.
~ Pilihlah notaris yang anda percaya supaya anda dapat tidur tenang karena mengetahui bahwa kepentingan anda dijaga dengan baik menjelang penanda-tanganan Akte Jual Beli (AJB) dengan dilakukan pengecekan secara menyeluruh terhadap kepemilikan rumah tersebut sebelum pengalihan kepada anda.
Baca juga:
~
4 Alasan Mengapa Memilih Agen Property ERA~
Keuntungan Menggunakan Jasa Agen Property
Apabila anda ingin membeli rumah dan membutuhkan bantuan kami selaku agen property professional, di 021-3326 7010 / 021-7080 4040 atau hubungi kami via email dengan mengisi formulir dibawah ini. Staf kami akan menghubungi ada dalam jarak 1x24 jam
dijualrumah.comParvidia Pakaya
Marketing Associate Era Agung Prawira